Kumpulan Puisi Untuk Guru Lengkap | Koinilmu.com

Hai sobat koinilmu. Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang puisi guru .

Nah, guru adalah salah satu figur terpenting didalam proses pembelajaran disekolah, selain itu guru juga memiliki jasa yang tidak dapat dibayar dengan apaapun.

Kesabaran dan ketelatenan dalam menyalurkan ilmu yang dimiliki menjadi karakteristik didalam jiwa seorang guru.

Puisi guru ditulis sebagai salah satu ungkapan terima kasih terhadap jasa-jasa guru yamg telah membimbing kita dan memberikan perhatian serta kasih sayangnya kepada kita saat disekolah, sehingga kita bisa menjadi orang yang berilmu dan beradab.

Maka tak jarang banyak puii guru yang dituliskan meskipun itu hanya sebatas sebagai tanda terima kasih kita untuk guru yang telah mendidik kita dulu. Berikut ini beberapa contoh puisi tentang guru.

Guru Kaulah Pelitaku

Semua ilmu yang kau miliki telah kau berikan padaku

Dengan sabar engkau mengajarkanku banyak hal

Sedari pagi hingga sore engkau membimbingku

Kau tinggalkan keluarga untuk mengajarkan ilmu

Wajahmu selalu memancarkan keceriaan

Belajar dengan hati riang gembira

Guruku jangan pernah menyerah

Semangatmu tidak akan pernah padam

Kami akan selalu mendokanmu

Kelak ilmumu akan menjadi pelitaku

Semoga kau selalu diberikan kesabaran

Jasamu akan ku ingat selalu

Setiap detik waktumu mengajarkanku semoga menjadi ibadah

Rasa bahagia kami tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata

Kami sangat bangga memiliki guru yang luar biasa

Kaulah pahlawan bangsa guruku

Guruku kami selalu menantimu setiap pagi

Saat kegelapan akan ilmu mendatangiku kaulah penerang

Kau membuatku beranjak dari kebutaan ilmu

Dengan sabar dan senang kau mengajar kami setiap hari

Masa depan kami terlihat karenamu

Guruku kau tidak pernah merasa takut

Kau membuat kami menjadi berani maju mengalahkan rasa malas

Rasa kantuk dan lelah kami menjadi hilang karenamu

Kau selalu memberikan kejutan untukku

Ku selalu senang dan riang gembira karena bertemu denganmu

Sekolah adalah tempat belajar yang indah dengan kau wahai guruku

Kenangan di sekolah tidak akan pernah terlupakan selamanya

Perjuangan Seorang Guru

Setiap hari kau harus bangun pagi untuk ke sekolah

Kau gunakan sepeda motor tuamu dengan semangat

Dinginnya pagi bukan menjadi masalah untukmu terus ke sekolah

Terkadang saat kau merasa lelah dan letih kau tidak peduli

Kau selalu memberikan yang terbaik yang engkau miliki untuk kami

Waktu yang kau berikan untuk kami sangat banyak

Saat kami bertingkah nakal kau tidak pernah marah

Luasnya kesabaran yang engkau miliki sungguh luar biasa

Setiap pagi kau berikan senyum hangat untuk kami

Kau ajarkan kami sedikit demi sedikit hingga kami mengerti

Guruku begitu besar perjuanganmu untuk kami

Kami tidak tau bagaimana membalas segala perjuanganmu

Kami telah mendapatkan ilmu yang berguna darimu

Kelak akan kami jadikan pedoman hidup

Guruku teruslah menjadi pejuang ilmu yang tangguh

Kami akan selalu berdoa untukmu

Meskipun perpisahan pasti ada namun hati kami tetap satu

Semangatlah guruku tercinta

Kau berikan hampir separuh waktumu untuk kami

Lelah tidak pernah engkau rasakan saat mengajar kami

Sungguh sangat besar jasamu

Wahai guruku jangan berhenti berjuang

Berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa

Ditanganmu pula nasib bangsa ini

Guruku kini perjuanganmu akan segera berbuah manis

Kami akan selalu menerapkan yang telah engkau ajarkan kepada kami

Terima kasih guruku tersayang

Guruku Panutanku

Guru kaulah yang mengajarkanku banyak hal

Budi pekerti serta ilmu yang bermanfaat telah engkau berikan

Kau ajarkan kami tanpa pamrih

Sungguh bahagia hati kami memiliki guru yang baik hati

Jangan pernah lelah mengajarkan kami kebaikan

Kami sangat membutuhkanmu

Sopan santun selalu kau ajarkan kepada kami

Kami akan selalu mengingat semua pelajaran darimu

Banyak hal yang kami dapatkan darimu

Guruku kaulah contoh yang baik

Wahai guruku engkaulah pahlawan yang telah memperjuangkan kehidupan bangsa

Denganmu aku bisa ikut memperjuangkan negara ini

Dengan ilmu pengetahuan yang kumiliki aku bisa berekspresi

Dengan bekal ilmu darimu aku bisa menjadi apa yang aku inginkan

Wahai guruku tidak pernah lelah aku belajar karenamu

Dengan bahagia ku sambut masa depanku

Masa depan yang cerah ceria karena ilmu yang bermanfaat

Segala pelajaran hidupku akan ku kenang selamanya

Jasamu tidak akan pernah terlupakan

Hanya terima kasih dan doa yang bisa kami berikan

Semoga kau selalu dalam lindunganNya

Guruku Tak Kenal Lelah

Pagi buta kau berangkat ke sekolah untuk memberikan ilmu

Rasa kantuk dan lelah tidak menjadi masalah untukmu

Setiap hari kau datang ke sekolah dengan wajah bahagia

Pancaran wajahmu membuat kami bersemangat

Wahai guruku kami sangat senang mendapat ilmu pengetahuan darimu

Terkadang sikap nakal kami membuatmu lelah

Rasa bersalah dan menyesal sering kami rasakan

Hanya kata maaf yang bisa kami ucapkan untukmu

Guruku kau tidak pernah merasa bosan mengajarkan kami

Kami sangat mengagumi kharismamu

Wahai guruku tetaplah menjadi penerang

Dengan ilmumu membuka jendela pengetahuan dunia

Karenamu kami bisa  mengerti banyak hal

Guruku kaulah manusia yang kuat dan sabar

Kaulah orang yang sabar menghadapi kami yang selalu bertingkah

Jangan pernah menyerah wahai guruku

Sepulang sekolah kau masih harus mengerjakan pekerjaan rumah

Rasa lelah dan kantuk tidak pernah engkau rasakan

Terkadang istirahat yang singkat engkau lakukan

Guruku kami sangat bangga kepadamu

Kelak kami ingin membalas segala kebaikanmu

Denganmu kami bisa menghargai hidup

Denganmu kami bisa terus melangkah pasti

Suatu saat nanti jika kami telah berhasil itu juga karenamu

Begitu besar jasamu hingga ku tak tau bagaimana membalasnya

Terima Kasih Atas Jasamu Wahai Gurumu

Mengajar mendidik dan memberikan segala ilmumu setiap hari

Kau tidak pernah merasa jemu memberikan kami pengetahuan

Terima kasihku untukmu guruku yang sabar dan baik hati

Terima kasihku persembahkan hanya untukmu wahai guruku

Setiap hari kami panjatkan doa untukmu

Semoga kau ceria selalu

Segala perhatianmu kau berikan untuk kami

Setiap hari kau tanamkan benih pengetahuan dan motivasi

Kaulah yang menunjukkan potensi yang kumiliki

Terima kasih telah kami ucapkan atas segala hal yang kau lakukan

Kami sangat kagum denganmu setiap hari

Guruku kaulah yang utama dihatiku

Pena Sang Guru

Pena guruku

Tak pernah bosan menari-nari di diriku

Menuliskan banyak warna di jiwaku

Coretan lembut, hangat menyentuh kalbuku

Pena guruku hebat

Karena penanya aku tak telat

Tugas-tugasku tak lambat

Walau panas matahari menyengat hingga hujan lebat

Pena guruku sangat mengagumkan

Aku pun terbuai angan

Dunia akan kuguncangkan

Menuju sebuah pencapaian

Kuingin penaku seperti miliknya

Menggoreskan, melukiskan dan mewarnai anak bangsa

Hasil penamu kan kujunjung penuh makna

Kaulah Sang penaku yang berjuang sepenuh jiwa.

Guru Dalam Sandera

Guru…

sosok insan yang begitu muli

ia rela menghabiskan waktunya demi anak bangsa

tak mengenal lelah,

hanya semangat, asa dan doa yang keluar dari bibirnya

demi mencerdaskan anak bangsa

kini ia telah disandera

disandera akan beribu administrasi

ia jarang bercengkerama dengan siswa-siswanya

ia hanyut bahkan tenggelam akan administrasi

demi kesejahteraan yang ingin diraihnya

kini ia telah disandera disandera akan berbagai aturan

hingga ia segan untuk mendidik anak bangsa

ia terbelenggu…

tak hanya itu, rayuan dilema merasuk dirinya

ketika nurani berbisik untuk mendidik dengan ikhlas

hati kecilnya pun berkata

“tak takutkah engkau dengan jeruji besi?”

oooh guru…

sampai kapankah engkau akan tetap disandera?

Pahlawan Yang Terlupakan

Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
Sosok yang terkadang terlupakan
Sosok yang sering tak dianggap

Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini
Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
Ia tak paham genggam senjata api Ia tak bertarung di medan perang

Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya
Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
Bukan ia yang diharap menang
Namun suksesmu dan suksesmulah menangnya

Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini
Karenanyalah kudapat tulis sajak ini
Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa

Mungkin telah teringat olehmu kawan
Mungkin telah kau terka jawabnya
Ialah pahlawan dan orang tua kedua
Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan.

(Oleh: Ahmad Muslim Mabrur Umar)

Jangan ajari aku korupsi, guruku

Kureguk ilmumu di saat aku dahaga akan ilmu

Kurasakan hangat kasih sayangmu kala engkau tebarkan teladan buat anakmu

Senyum sapa salammu setia menyambut kedatanganku
Tanpa

enal lelah engkau tebarkan kebajikanmu

Aku mungkin bukan anak yang pintar

Aku ingin meraup ilmu yang engkau ajar

Ilmumu aku goreskan dengan ujung pena

Di atas buku kusimpan jejak tulisanmu penuh rasa

Kuhayati tutur katamu dengan sepenuh jiwa

Aku ke sekolah bukan ingin mengumpulkan pundi-pundi angka

Aku mungkin bukan anak yang layak menyandang juara

Aku hanyalah anak negeri yang ingin melukis masa depan dengan penuh asa

Aku ingin membekali diri dengan ilmu yang kau semaikan sepanjang masa

Aku ingin guruku memberi angka apa adanya

Bukan angka basa-basi biar aku terlihat anak digdaya

Menipu diriku… orang tua… dan seluruh bangsa\Meski aku tahu guruku takut dikatakan gagal mendidik anak bangsa

Terpaksa memberi angka yang cetar membahana

Di bawah ancaman tunjangan takkan cair kalau anak diberi angka apa adanya.

Guruku… jangan ajari aku korupsi

Beri kami angka sesuai bukti yang engkau miliki

Itulah wajah kami yang masih harus belajar lebih keras lagi

Agar negeri ini kelak melahirkan generasi emas yang hakiki

Mampu berdikari taklukkan dunia yang kian berkompetisi

Bukan emas palsu yang menipu diri sendiri

Guruku… Ajarkan kami sepenuh hati dengan kejujuran dan hati.

Jangan Ajari Aku Korupsi, Guruku

Kureguk ilmumu di saat aku dahaga akan ilmu

Kurasakan hangat kasih sayangmu kala engkau tebarkan teladan buat

anakmu

Senyum sapa salammu setia menyambut kedatanganku

Tanpa kenal lelah engkau tebarkan kebajikanmu

Aku mungkin bukan anak yang pintar

Aku ingin meraup ilmu yang engkau ajar

Ilmumu aku goreskan dengan ujung pena

Di atas buku kusimpan jejak tulisanmu penuh rasa

Kuhayati tutur katamu dengan sepenuh jiwa

Aku ke sekolah bukan ingin mengumpulkan pundi-pundi angka

Aku mungkin bukan anak yang layak menyandang juara

Aku hanyalah anak negeri yang ingin melukis masa depan dengan penuh

Aku ingin membekali diri dengan ilmu yang kau semaikan sepanjang masa

Aku ingin guruku memberi angka apa adanya

Bukan angka basa-basi biar aku terlihat anak digdaya

Menipu diriku… orang tua… dan seluruh bangsa

Meski aku tahu guruku takut dikatakan gagal mendidik anak bangsa

Terpaksa memberi angka yang cetar membahana

Di bawah ancaman tunjangan takkan cair kalau anak diberi angka apa adanya.

Guruku… jangan ajari aku korupsi

Beri kami angka sesuai bukti yang engkau miliki

Itulah wajah kami yang masih harus belajar lebih keras lagi

Agar negeri ini kelak melahirkan generasi emas yang hakiki

Mampu berdikari taklukkan dunia yang kian berkompetisi

Bukan emas palsu yang menipu diri sendiri

Guruku… Ajarkan kami sepenuh hati dengan kejujuran dan hati.

Panutupan

Nah itulah kumpulan contoh puisi guru, pahlawan tanda jasa yang kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga bisa menginspirasi kamu untuk menciptakan puisi untuk guru tercinta.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *