1
19

Cara Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele merupakan salah satu pencaharian yang dilakukan oleh banyak masyarakat indonesia. Bukan tanpa sebab, karena ikan lel merupakan jenis ikan yang sering dikonsumsi di kalangan orang indonesia.

Selain harganya yang relatif murah dan mudah didapat disetiap daerah di indonesia, ikan lele juga mempunyai banyak nutrisi unuk tubuh manusia.

Mulai dari protein, asam amino, asam lemak omega-3, zat besi, juga yodium. Bukan hanya itu, ikan lele juga mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh. Seperti vitamin A, D, B6, serta B12. Tidak salah jika ikan lele termasuk salah satu jenis makanan sehat yang dapat dikonsumsi sehari-hari.

Dengan beberapa alasan tersebut, maka budidaya ikan lele merupakan bisnis yang lumayan bagus untuk sekarang ini.

Meskipun terlihat mudah untuk memelihara ikan lele, penting untuk mengetahui bagaimana cara budi daya ikan lele yang benar. Sebab, ikan lele merupakan jenis ikan yang cukup unik. Ikan lele merupakan jenis ikan nokturnal.

Tapi jangan khawatir atau ragu untuk memelihara ikan lele, karena disini sudah saya tuliskan beberapa cara untuk budidaya ikan lele dengan mudah dan benar.

Bagaimana sih caranya? Cusssssss, langsung baca dibawah ini.

1. Menyiapkan Kolam

jual kolam terpal daerah tuban

jual kolam terpal daerah tuban

Cara budi daya ikan lele yang pertama adalah dengan menyiapkan kolam ikan lele yang akan digunakan. Kolam untuk budi daya ikan lele sendiri ada berbagai macam.

Beberapa jenis kolam yang biasa digunakan dalam budi daya ikan lele, seperti jenis kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring apung, dan keramba.

Dari setiap kolam tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, terutama jika dilihat dari segi bisnis. Namun, meski ada banyak pilihan kolam, bukan berarti penggunaan kolam lele tersebut cocok untuk kondisi Anda.

Lebih baik, sebelum memutuskan kolam yang akan digunakan, pertimbangkan beberapa faktor seperti kondisi lingkungan, ketersediaan tenaga kerja, serta sumber dana yang Anda miliki.

Setelah melakukan cara budi daya ikan lele yang pertama, sukses atau tidaknya budi daya ikan lele juga tergantung dari kualitas benih ikan lele yang digunakan. Pastikan jika benih ikan lele yang ditebar merupakan jenis benih yang benar-benar sehat.

Ada beberapa ciri benih ikan lele yang sehat, seperti:

– Gerakannya lincah.

– Tidak ada cacat atau luka di tubuh.

– Bebas dari bibit penyakit.

– Gerakan renang normal.

Khusus untuk mengetahui gerakan renangnya, maka Anda bisa memposisikan benih di arus air. Apabila ikan lele tersebut menantang arah dari arus air dan bisa bertahan, artinya gerakan renang benih tersebut normal.

Sedangkan untuk ukuran benih sendiri, umumnya benih ikan lele memiliki panjang 5-7 cm.

Lalu, sebelum benih ditebar ke kolam, ada baiknya untuk melakukan penyesuaian ligkungan terlebih dahulu. Cara penyesuaian lingkungan tersebut dengan memasukan benih beserta wadah yang digunakan ke dalam kolam.

Kemudian, biarkan dahulu selama 15 menit supaya benih lele melakukan penyesuaian dengan lingkungan barunya. Kemudian miringkan wadah dan biarkan benih lele keluar dengan sendirinya.

Proses penyesuaian ini perlu dilakukan, sebab lingkungan tinggal benih mungkin saja memiliki suhu yang berbeda. Selain itu, hal ini juga berfungsi untuk menurunkan tingkat stres benih lele.

2. Memilih Bibit Ikan Lele

jual bibit lele tuban

Cara budidaya ikan lele bagi pemula juga harus tahu betul jenis bibit yang berkualitas, supaya bisa menghasilkan ikan lele unggul.

Umumnya, proses pencarian bibit lele berkualitas ini dapat dibeli langsung ke penjual benih ikan terpercaya, asalkan Anda mengenali ciri-ciri benih terbaik seperti ini.

  • Bibit lele jantan memiliki perut ramping dengan tulang kepala pipih, warnanya cenderung lebih gelap, gerakannya lincah serta bentuk kelamin yang runcing.
  • Bibit lele betina mempunyai ciri perut yang lebih besar dari punggungnya, ukuran kepala cembung, agak lamban gerakannya, dan kelaminnya berbentuk bulat.
  • Ukuran ideal bagi ikan lele bibit unggul ini sekitar 5-7 cm dan pastikan tidak ada cacat tubuh sedikit pun.
  • Kemudian, bibit ikan lele unggul akan sangat gesit atau agresif ketika diberi makanan karena mereka sangat dominan lincah.

Apabila sudah mendapatkan bibit ikan lele unggul, selanjutnya tebar benih-benih tersebut pada kolam yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Dikarenakan benih lele ini masih sangat sensitif, maka menyebarnya jangan sembarangan. Pastikan suhu dari tempat asalnya dengan kolam ternak sama.

Jika bibit lele sudah bisa menyesuaikan diri dengan tempat barunya, tinggal tunggu satu hari untuk diberi suplemen ikan dengan dosis 5 ml/m3.

Fungsi dari suplemen ikan lele ini membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh yang baik dan sehat, sehingga tidak mudah sakit.

Kalau anda mau cari bibit ikan lele dengan kualitas super, anda bisa click disini untuk info lebih lanjut.

3. Memperhatikan Waktu Yang Baik Untuk Menebar Bibit

Cara budidaya lele yang harus dilakukan berikutnya adalah memperhatikan waktu yang baik untuk menebar bibit. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan ember yang diisi bibit lele sebagian.

Kemudian, masukkan ember ke dalam kolam perlahan hingga bibit lele dapat keluar dengan sendirinya.

Hindari memasukkan bibit lele secara bersamaan ke dalam kolam. Sebab hal ini dapat membuat lele menjadi stres dan berujung mati. Waktu yang baik untuk menebar bibit lele adalah pagi atau malam hati.

Di waktu ini biasanya lele akan lebih tenang dan stabil sehingga aman jika dilakukan pemindahan pada kolam.

4. Memisahkan Ukuran Lele

ukuran lele

Cara budidaya lele dengan baik dan mudah juga harus memisahkan ukuran lele. Anda perlu memisahkan ikan lele menurut ukuran tubuhnya. Terutama ikan lele dengan tubuh kecil dipisahkan dari ikan lele yang sudah dewasa.

Hal ini penting dilakukan agar ikan lele dewasa tidak menyakiti ikan lele kecil. Cara ini biasanya dilakukan setelah bibit lele berusia 20 hari di dalam kolam. Ini menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan untuk menjaga kualitas lele tetap baik.

5. Memperhatikan Kualitas Air Kolam

Hal ini sering dilupakan saat budi daya ikan lele. Selalu pastikan jika kualitas air terjaga dan terhindar dari timbunan sisa pakan yang tidak habis di dasar kolam.

Sebab, timbunan pakan yang tidak habis tersebut bisa menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida

Jika sudah timbul gas tersebut, maka umumnya akan timbul bau busuk. Maka solusinya dengan membuang sepertiga air yang ada di bawah, kemudian isi dengan air baru.

Sedangkan untuk frekuensi pembuangan air tergantung kebiasaan saat pemberian pakan. Jika setelah pemberian pakan ternyata banyak sisa, maka pergantian air harus lebih sering dilakukan.

6. Pemberian Pakan Untuk Lele

cara mengasih pakan ikan lele

 

Pilih pakan atau makanan ikan lele yang tinggi nutrisi seperti plankton, pelet, cacing atau makanan yang mengandung protein.

Beri makan teratur sehari 3 kali (pukul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam). Jangan beri makan saat hujan, karena bisa merubah kualitas makanan yang tercemar zat asam.

7. Penanganan Hama Dan Penyakit

penyakit lele

Hama pada ikan lele ada beberapa jenis. Yang pertama, yaitu hama predator seperti ular, sero, linsang, musang air, serta burung. Sedangkan hama lainnya merupakan hama pesaing seperti ikan mujair.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah hama tersebut, yaitu dengan memasang saringan di jalan masuk dan keluar air serta memasang pagar yang mengelilingi kolam.

Sedangkan penyakit yang biasa hinggap pada ikan lele, yaitu protozoa, bakteri, dan virus. Jenis penyakit karena mikroorganisme tersebut berpotensi menyebabkan kematian.

Ciri ikan lele yang terkena penyakit yaitu timbulnya bintik putih, perut lele kembung, serta adanya luka di kepala dan ekor.

Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan kontrol terhadap kualitas air kolam. Selain itu, penting juga untuk melakukan kontrol kelebihan pakan, kebersihan kolam, serta kontrol suhu kolam.

8. Memanen Ikan Lele Setelah 3 Bulan

panen ikan lele

Biasanya dalam waktu 2,5-3,5 bulan bisa didapatkan 8-12 ekor ikan lele dalam tiap kilogram. Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan sebelum memanen ikan lele. Yaitu 24 jam sebelum lele dipanen, ada baiknya untuk tidak memberi pakan pada ikan lele. hal ini bertujuan agar ikan lele tidak buang kotoran ketikan diangkut.

Kemudian, jangan lupa lakukan penyortiran berdasar ukuran. Hal ini bisa berdampak cukup besar terhadap harga jual lele. Harapannya, dengan melakukan berbagai cara budidaya ikan lele tersebut, bisa memperbesar keuntungan bisnis yang didapatkan.

Nah, mungkin cukup itu pembahaan mengenai cara memelihara ikan lele. Untuk anda yang sedang mencari bibit lele dengan kualitas super anda bia beli di koinilmu.com.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.